Ayah...
Engkau yang dahulu kuat nan gagah
Merajuk raih penuh semangat
Tak pernah mengenal lelah
Tak pernah mengenal risau
Engkau selalu tegar
Tegar menghadapi apapun
Ayah...
Kini ragamu mulai rentan
Ragamu tak sekuat dulu
Ketika aku masih kecil
Tak usah memandang jauh
Ketika kemarin, 31 Januari 2015
Aku masih melihat kegagahanmu
Sosok seorang ayah
Dan...
Saat ini, engkau begitu rentang
Tangismu begitu sendu rindu
Menanti kami, anak-anakmu
Yang tak kunjung pulang menuntut ilmu
Ego kerasmu kini memudar
Lebih sabar
Namun tangismu melebihinya
Terheran...
Kemana ayah yang dulu marah ketika anaknya pulang larut malam?
Menanti cemas penuh kegelisahan
Kini...
Hanya sanggup menangis saja
Kami tahu
Engkau khawatir
Tapi hanya dengan tangisanlah engkau dapat mengungkapkannya
Ayah...
Aku takut
Usiamu tak lagi muda
Begitu pula kami
Anak-anakmu
Hingga saat ini
Kami belum dapat
Memberi sepercik kebahagiaan
Untukmu
Ayah...
Maafkan kami, anak-anakmu
Yang selalu enggan menerima nasihatmu
Yaa Allah...
Berikan umur yang panjang pada Ayah dan Ibu kami
Dan kami Yaa Allah, anak-anak mereka
Berikan rezeki, umur, kesehatan, dan keharmonisan dalam keluarga
Jadikanlah kami, anak-anak yang sholeh dan sholihah
Yang dapat menbahagiakan kedua orang tua kami
Menjadi apa yang mereka inginkan
Atas ridho-Mu
AMIN...
Sabtu, 14 Februari 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar