Sabtu, 31 Januari 2015

Ayah...

Diposting oleh Unknown di 20.12 0 komentar
Di matamu masih tersimpan selaksa peristiwa 
Benturan dan hempasan terpahat di keningmu
Kau nampak tua dan lelah, keringat mengucur deras namun kau tetap tabah hm...
Meski nafasmu kadang tersengal memikul beban yang makin sarat 
Kau tetap bertahan
Engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini
Keriput tulang pipimu gambaran perjuangan 
Bahumu yang dulu kekar, legam terbakar matahari
Kini kurus dan terbungkuk hm...
Namun semangat tak pernah pudar
Meski langkahmu kadang gemetar kau tetap setia
Ayah, dalam hening sepi kurindu untuk menuai padi milik kita 
Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
Anakmu sekarang banyak menanggung beban
Engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini 
Keriput tulang pipimu gambaran perjuangan
Bahumu yang dulu kekar, legam terbakar matahari 
Kini kurus dan terbungkuk hm... 
Namun semangat tak pernah pudar meski langkahmu kadang gemetar
Kau tetap setia

Sabtu, 10 Januari 2015

Tembang Dolanan

Diposting oleh Unknown di 02.33 0 komentar
Bocah-bocah bagus
Yo ojo nakal-nakal
Ojo mung golek molo
Ojo lali Sholato
Sinauo ben dino
Nak nak manut wong tuwo
Ben ben uripmu mulyo

(Menggunakan nada tembang dolanan "Cublak-Cublak Suweng"
 

Story Of My Life Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos